Kronologi Pelajar Tewas Saat Tawuran di Kembangan Jakarta Barat

Kronologi Pelajar Tewas Saat Tawuran di Kembangan Jakarta Barat

Satu pelajar tewas saat tawuran dua sekolah di Jl Kembangan Raya, Jakarta Barat pada Senin (19/11) siang kemarin. D tewas setelah dihantam stik golf dan penggaris besi.

Polisi terus mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi. "Menurut saksi mata, korban saat itu mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya. Saat itu, korban panik lantaran tengah dikejar oleh sekelompok siswa menggunakan motor," kata Kapolsek Kembangan Kompol Egman Adnan saat dihubungi, Selasa (20/11).

Egman mengatakan, D tewas lantaran luka bagian kepalanya. "Korban ditusuk dan dibacok menggunakan penggaris besi, dipukul dengan stik golf di bagian kepalanya. Lalu, korban itu oleng dan menabrak mobil pick-up," jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kembangan, Iptu Dimitri Mahendra menambahkan, korban meninggal di tempat. Tour Murah

"Kami pun masih minta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada. Jadi, kasus ini masih penyelidikan kami," katanya.

Tawuran antar pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terjadi di Jalan Kembangan Raya Jakarta Barat. Seorang pelajar SMP AL Manshuriyah, David Riyanto meninggal dunia. Dia mengembuskan napas dalam perjalanan ke RS Puri Indah.

Kanit Reskrim Polsek Kembangan, Iptu Dimitri Mahendra menjelaskan, Tawuran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB antara SMP AL Manshuriyah dengan Mts Saadatuddarain.

Menurut keterangan saksi mata, segerombolan pelajar dari dua sekolah tersebut sama-sama mengendarai sepeda motor. Mereka saling kejar-kejaran.

Tiba-tiba, David Riyanto dipukul lawannya menggunakan stik golf yang membuat tubuhnya terjatuh dari motor. "Pukulan tersebut membuat korban oleng sehingga menabrak mobil. Korban tewas saat dievakuasi ke Rumah Sakit," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (19/11).

Saat ini, pihaknya masih menyelidiki terkait tewasnya korban tawuran tersebut. Sejumlah saksi pun sudah diperiksa

"Sementara kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutup dia.

Komentar